Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Budaya

Target produksi rumput laut 10 juta ton

Makassar (ANTARA News) - Pada 2014 Indonesia menargetkan produksi rumput laut basah sebesar 10 juta ton atau sekitar satu juta ton rumput laut kering.  "Volume ekspor rumput laut 174 ribu ton atau setara degan nilai transaksi dagang 132,48 juta dolar Amerika pada 2013," kata Kepala Pusat Karantina Tumbuhan dan Keamanan Hayati Nabati Antarjo Dikin di Makassar, Sabtu. Dia mengatakan, rumput laut merupakan bagian dari potensi keanekaragaman hayati yang sudah banyak dibudidayakan di Indonesia. Rata-rata  0,7 juta ton/tahun rumpur laut untuk bahan makanan, pakan ikan, cat, keramik, kosmetik, pasta gigi, pencuci rambut dan farmasi. Menurut dia, dari total eskpor rumput laut ke luar negeri, sekitar 50 persen diantaranya dikirim ke Tiongkok. Sisanya dikirim ke negara-negara Eropa seperti Belanda, Denmark, Prancis, Spanyol dan Inggris). "Prospek ekonomi rumput laut ini sangat baik, karena menjadi bisnis baru yang menjanjikan dan bahan makanan sehat,...

Tradisi Among-among

PETIR- Pengampiran merupakan sebuah dusun kecil yang berada di Desa Karanganyar, Kecamatan Gandrung mangu, Kabupaten Cilacap. Warga desa ini masih mempertahankan ritual budayanya.   Sederet ritual merekalakukan, sejak menyambut kelahiran anak hingga mengenang warga yang meninggal dunia. Among-Among adalah salah satu ritual untuk memperingati hari kelahiran bayi. Hari kelahiran diperingati menurut perhitungan hari kalender perpaduan antara modern (Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, Sabtu, Minggu) dan Jawa (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Misalnya, Senin Pon, Selasa Pahing, Jumat Kliwon, dan lain-lain. Karena itu hari lahir diperingati setiap bulan setiap perulangan hari lahir tiba.   Ritual Among-among di Desa Serut terus dilakukan setiap bulan hingga si bayi berumur lima tahun. Ritual ini merupakan simbol rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas keselamatan si bayi. Secara makna kata Among-among berarti mengasuh.    Ritual Among-among menunjukkan seluruh warga ...

Masjid Al Ikhlas Petir, Karang anyar

Assalamualaikum Wr. Wb Semua Masjid selalu istimewa bagi umat Islam. Masjid punya nilai yang lekat dengan peribadahan Umat Islam. Begitupun dengan Masjid Al Ikhlas. Menilik dari sejarahnya, Masjid Al Ikhlas merupakan mesjid satu-atunya di daerah kami Dusun Petir yang didirikan secara swadaya masyarakat. Masjid Al Ikhlas dibangun sekitar Tahun 1970an. Lokasinya berada di dusun Petir, Desa Karanganyar Kecamatan Gandrung mangu Kab. Cilacap Jawa Tengah. Dulu, sebelum di renovasi masjid ini dibangun dengan tembok tanpa menggunakan beton layaknya bangunan saat ini. Seiring berjalannya waktu, renovasi banyak dilakukan oleh masyarakat sekitar. Masjid ini juga mengalami perombakan besar-besaran tahun kemarin tepatnya pada 2012 dan sampai sekarang belum rampung. Mesjid Al Ikhlas dirikan di pinggir sungai Ciloning dan berdekatan dengan Bendungan Ampel kuning, letaknya sangat dekat dengan sumber air. Terima kasih kepada Bapak Kyai Mujahid, Kyai Sumarno, Kyai Sarifudin, Kyai Muhaendar, Ustd. Ghozin...